Adik Kecilku

Wednesday, October 18, 2017 0

Adik Kecilku

Ilustrasi. @Doc. Istimewa.  
Karya: Mhd. Saifullah 
Tak ada lagi
senyuman indah,
dari wajah kecilmu.
Kau kini telah tenang.
Di sana.
Ohh adik kecilku.

Tenanglah.
Adik kecilku.

Kini kau telah pergi,
tinggalku sendiri.
Menuju nirwana
di tempat terindah.

Yang indah,
yang selalu ada di dekatNya.
Di sisiNya.
Di syurga.

Tawamu telah hilang
menjadi kenangan.
Candamu kini telah pergi
menjadi sebuah angan.

Tenanglah Adik kecilku.
Tenanglah Adik kecilku.
Di syurga.

Gampong Beurabong, Aceh Besar 
2013

Baginda Rasullah Muhammad SAW

Saturday, October 14, 2017 0

Baginda Rasullah Muhammad SAW

Ilustrasi. @Doc. Bintang.com 
Karya: Mhd. Saifullah
Isnin, duabelas Rabiul Awal.
Di malam tenang
serta cuaca cerah nan indah,
bertabur cahaya bintang benderang.
Seakan bulan mengeluarkan senyuman,
terindah di malam ini.

Apa sebenarnya yang terjadi?

Kemarau panjang melanda,
sontak berubah menjadi subur
dalam penghijauan.
Patung-patung berhala menjulang,
tersungkur dan hancur berantakan.
Api berkobar bertahun-tahun,
Husss.
Padam seketika seakan tak berdaya.

Pintu syurga terbuka,
mengabarkan ini adalah pertanda.
Sebuah pertanda dari Ilahi.
Seorang kekasih
akan dilahirkan ke bumi.

Sebuah kabar tersiar keseluruh kota.
Menghantarkan kesejukan
di antara berkecamukan.
Saat seorang ibu
melahirkan seorang putra,
Allah titipkan di rahim,
Aminah istri Abdullah.

Putra dipilih menjadi pemimpin
umat di dunia.
Kelak menjadi penegak agama Allah.
Putra yang dititipkan sebuah
Kalammullah,
Perkataan Allah,
dalam ayat-ayat suci
Menjadi pedoman hidup
kita saat ini.

Bersuara merdu bila berbicara.
Terpercaya bila diberi amanah.
Berkata jujur tanpa mendusta.
Bijaksana dalam keputusan.

Tak perlu kaya untuk
memiliki beribu umat.
Kesederhanaan memancarkan
kekayaan hati.
Tak elak seluruh dunia mengagumimu,
Wahai Baginda Rasulku.

Pihak kawan,
maupun lawan menyeganimu,
Mengataskanmu,
dari pemimpin-pemimpin hebat.
Pemimpin yang selalu diagung-agungkan.
Pemimpin yang selalu dipuja-puja di dunia
dan pemimpin yang selalu
diteladani oleh semua manusia.

Siapa tak kenal beliau?
Kekasih Allah dan dikagumi
oleh semua,
Aku, kamu dan kita semua
pasti mengenalnya.
Bukan hanya umat Islam.
Yahudi, Nasrani, maupun agama lain
yang ada di dunia,
Pasti mengenalnya.

Itulah seorang sosok pemimpin
yang sempurna di dunia.
Baginda besar penghujung alam
Rasulullah Muhammad SAW.

Gampong Emperum, Banda Aceh 
2013

Metamorfosis

Thursday, October 12, 2017 0

Metamorfosis

Ilustrasi metamorfosis desa menjadi kota. @Doc. fadinug.
Karya: Mhd. Saifullah
Jangkrik berdering menderu bersuara.
Katak bernyanyi membaca mantra.
Saling merebu, saling berdoa.

Pagar-pagar mematri lahan,
sekaki demi sekaki, menghimpit dengan jalan.
Aroma-aroma alam berlahan menepi.
Tak pergi menjauh namun mati.

Jangkrik berdering wujud tak ada.
Nyanyian katak terpasung jua.
Merebu dunia fana.

Gampong Lampeuneurut, Aceh Besar
12 September 2017

Kamu (Puisi Yang Menjadi Lagu)

Saturday, October 07, 2017 0
Puisi & Lagu

Kamu

Karya: Mhd. Saifullah
Kamu. Tetaplah di sini bersama ku
temani aku cukup kamu.
Ku ingin kau jadi pendamping ku,
ya cuma kamu.
Di kala kita berdua
melalui hari-hari bersama.
Terasa, terasa berbeda.
Bagaikan indah nirwana di ujung senja.
Menyambut malam menemaniku.
Bersama bulan dan bintang serta dirimu
Kamu. Tetaplah di sini bersama ku
temani aku cukup kamu.
Ku ingin kau hadir di sisi ku,
temani diriku
Kamu. Tetaplah kau selalu bersama ku
dalam setiap waktu.
Kamu. Ku ingin kau jadi pendamping ku,
ya cuma kamu.

Lampeuneurut, Aceh Besar
23 September 2017

***
Kamu - Say IFull
Vidoe lagu berjudul 'Kamu' yang ada di YouTube.

Reff:
     G                             D                       Am
Kamu . . . Tetaplah di sini bersama ku
         C           D    
Temani aku cukup
     G                             D              Am
Kamu . . . Ku ingin kau jadi pendamping ku
         C            D   
Yang cuma kamu

Intro:
G, D, D7

          G             D   
Di kala kita berdua
      C             G           D
melalui hari-hari bersama.
          G                         D
Terasa, terasa berbeda.
     Am                     G        
Bagaikan indah nirwana
   Em        D
di ujung senja.

(#)
       Bm                                                C
Menyambut malam . . .  Menemaniku
       Bm                                           C                Cm
Bersama bulan dan bintang serta dirimu


Reff:
     G                             D                       Am
Kamu . . . Tetaplah di sini bersama ku
         C           D    
Temani aku cukup
     G                             D              Am
Kamu . . . Ku ingin kau hadir di sisi ku
         C            D   
Temani diriku

     G                             D                       Am
Kamu . . . Tetaplah kau selalu bersama ku
         C           D    
Dalam setiap waktu
     G                             D              Am
Kamu . . . Ku ingin kau jadi pendamping ku
         C            D   
Yang cuma kamu

Malam

Saturday, October 07, 2017 0

Malam

Ilustrasi. @Doc. tribunnews.com
Karya: Mhd. Saifullah
Sungguh malam mempesona.
Langit cerah,
bintang saling bermain mata
Angin bersiul santai,
seakan membelah di wajahku.

Dari sini terlihat.
Badak baja berlalu lalang,
berpacu dengan kepentingan.
Melintas dengan kesibukan.
Musik tua berputar mengalun.
Bersanding malam,

dengan cahaya lampu-lampu zaman.
Menambah kesenyapan,
kepalsuan topeng malam.
Sungguh malam super kesibukan.

Duduk berkumpul,
berbicara dengan sesuka hati.
Hanya untuk kepuasan diri,
dari sebagian manusia.

Sungguh malam alam berbisik.
Sungguh malam seakan mengusik.

Gampong Lamprik, Banda Aceh
27 November 2014

Mahasiswa Galau

Wednesday, October 04, 2017 0

Mahasiswa Galau 

Ilustrasi. @Doc. appnationconference.com
Karya: Mhd. Saifullah
Ditunda? capeknya.
Sakitnya digantung
dan diPHPin kayak gini.
Mahasiswa galau.

Besok datang lagi.
Final? gak jadi.
Pulang kampong? gak jadi.
Datang tiap hari?
Capeknya.
Mahasiswa galau lagi.

Lari sana, lari sini.
Lihat ruang sana, lihat ruang sini.
Namun gak masuk lagi.
Mahasiswa semakin galau.

Final usai, coba lihat nilai.
Putus lagi, koneksi mati.
Hhhhhuuuuufffff.
Mahasiswa galau
semakin menjadi.

Semua dianggap lumrah.
Paling cuma bisa berkata.
Sakitnya digantung
dan diPHPin kayak gini.
Mahasiswa galau lagi,
semakin menjadi.

Inilah musim peganti,
tiap awal dan akhir semester
di kampusku ini.

Memang udah biasa,
tapi gak ada ubahnya.
Kampus kita kaya,
namun fakir biaya.

SPP ditekan luar bisa,
fasilitasnya geleng kepala.
Jadi jangan ambil susah.
Nikmati dan maklumi aja.
Namanya juga kampus tercinta.

Gampong Beorabong, Aceh Besar 
2013

Kata-Kata Mereka

Monday, October 02, 2017 0

Kata-Kata Mereka 

Ilustrasi. @Doc. okezone.com
Karya: Mhd. Saifullah 
Bersyukurlah atas segalanya.
Karena hidup ini sungguh indah.
Hanya diperlukan keyakinan
dan percaya.
Tetapi sangat sulit.
Ya, sulit untuk melakukannya.

Berjarak,
namun saling berdampingan.
Karena bergerak akan terasa sungkan.

Bila ingin menjadi kaya itu gampang.
Hanya memikirkan di otak
untuk membangun fitnah.

Pusing kepala akan ada obatnya.
Berpura berdiam saja
dan tak tahu apa-apa.

Merasa lelah dengan berbuat,
karena semua pembelajaran.
Belum titik pastilah bisa,
karena pertolongan
akan datang dengan segera.

Bila saja engkau mengerti.
Bila saja engkau mengetahui.
Bila saja engkau memahami.
Bisa saja bahwa orang lain
juga merasakan hal yang sama.

Hhuuufff.
Hanya butuh istirahat,
karena telah lelah menjalani hari.
Seakan ingin tak ingat semua,
tetapi harus tetap jangan emosi
Karena tidak ada kata mencoba
dan tidak ada kata belajar.
Yang ada hanya melakukan,
serta tidak melakukan.

Semua akan terus berjalan.
Semua akan terus berputar.
Karena ini belum titik.

Gampong Lamnyong, Banda Aceh 
23 November 2014

Mereka Ahlinya

Friday, September 29, 2017 0

Mereka Ahlinya

Ilustrasi. @Doc. Istimewa.
Karya: Mhd. Saifullah
Mereka pandai dalam berdrama.
Mereka pandai dalam berbicara.
Mereka ahlinya,
bisa berperan apa saja.

Mereka bisa berpura-pura.
Mereka bisa bersandiwara.
Mereka ahlinya.
Karena kita tidak akan bisa.

Mereka bisa bermain.
Membodohi setiap penonton.
Membuat orang terpukau.
Semua orang menjadi tergoda,
terlena dan bahkan
harus mengikutinya.
Mereka ahlinya.
Mereka penguasa panggung dunia.
Dan mereka memang ahlinya.
Karena itu memang profesinya.

Daruasalam, Banda Aceh 
24 Desember 2014

Kotor Otak Kotor

Thursday, September 28, 2017 0

Kotor Otak Kotor 

Ilustrasi. @Doc. Persatuan Perjuangan Indonesia.
Karya: Mhd. Saifullah
Kotor otak kotor.
Jangan berlagak bersih.
Merasa paling suci.
Merasa paling benar.
Atau merasa engkau paling berarti.

Kotor otak kotor.
Berlagak hebat
layaknya seorang motivator.
Padahal engkau lebih kotor.
Menjadi provokator dengan berwatak kotor.

Sok merasa peduli.
Mencari cela kesalahan sambil berlari.
Kritik-kritik tapi semua basi
berlalu tanpa solusi.
Ada niat buruk itulah otak kotor.

Kotor kotor kotor.
Dasar otak kotor.

Gampong Beurabong, Aceh Besar 
2013

Laila

Tuesday, September 26, 2017 0

Laila 

Laila saat itu. @Doc. Mhd. Saifullah
Karya: Mhd. Saifullah
Laila laila.
Hanya sepenggal kata.
Laila laila.
Namun membuatku bertanya-tanya.

Apa yang tersimpan dibalik laila?
Aku semakin penasaran saja.

Laila laila.
Kamu mengatakan laila.
Dia mengatakan laila.
Mereka mengatakan laila.
Dan aku?
Laila?
Tidak
Tiiidaaaakk.

Aku tidak mengerti apa itu laila.
Di sana laila.
Di sini laila.
Di situ laila.
Di mana-mana laila.
Mengapa semua mengatakan laila.

Laila laila.
Apakah makna dibalik kata itu.
Aku bertanya tentangnya.
Namun aku tak tahu,
kemana harus bertanya.

Laila laila.
Engkau memang luar bisa
Sampai saat ini,
aku bertanya-tanya.

Gampong Rukoh, Banda Aceh 
28 Desember 2014

Malaikat Yang Sempurna Di Dunia

Sunday, September 24, 2017 0

Malaikat Yang Sempurna Di Dunia

Ilustrasi. @Doc. tvm.com
Karya: Mhd. Saifullah
Tuhan.
Sungguh engkau begitu baik.
Kau telah mengirimkan aku,
seorang malaikat.
Tiada bersayap, tak bercahaya.
Tetapi bagiku, sungguh sempurna.

Tangan kuat lembut membelaiku.
Tegar hati dibalut lembutnya.
Sungguh aku merasa bahagia.
Mendapat malaikat sempurna.

Begitu sabar membesarkanku,
merawat, dan menghadapiku.
Membuat aku semakin bersykur,
memiliki malaikat sepertimu.
Wahai ibu.

Tuhan sungguh adil.
Memberiku kekayaan berupa senyuman.
Tuhan sungguh bijaksana.
Melebihkan ibu
sebagai malaikat di dunia.

Ibu mampu mengangkatku
menjadi terbaik.
Meski ia tak bersayap.

Ibu mampu melindungiku
atas kehendakmu.
Meski tak terbuat dari baja.

Ibu mampu menerangiku
dengan kasihnya.
Meski terbuat dari cahaya.

Dialah malaikatku.
Dialah ibu.

Terima kasih Tuhan.
Kau telah mengirimkanku
kepada malaikat sederhana,
namun sempurna.

Banda Aceh 
15 November 2014

Keinginan Rakyat

Friday, September 22, 2017 0

Keinginan Rakyat 

Ilustrasi. @Doc. Istimewa.
Karya: Mhd. Saifullah
Pilih kami pasti bermutu, maju,
nomor satu dan bersatu.

Kulihat, kudengar.
Dari orang-orang
mengatakan diri kandidat.
Menjadi pemimpin rakyat.

Apakah ini sebuah obral janji?
hati nurani? atau kata-kata basi?
Sering terdengar di sana-sini.
Apalagi menjelang pesta rakyat nanti.

Kami rakyat jelata,
tidak meminta apa-apa.
Kami rakyat jelata,
tak perlu uang dari saku anda.
Kami rakyat jelata,
hanya meminta.
Meminta dan meminta
perdamaian ini tetap terjaga.

Takan sejahtera negeri kita,
bila kekacauan di mana-mana.
Takan makmur,
bila kita terus bertempur
Takan nyaman beribadah,
bila kita selalu gelisah.

Tetaplah khidmat.
meski pesta telah tamat.
Jaga rakyatmu
perdamaian ditunggu-tunggu.
Lebih baik hidup sengsara
dari pada berperang sesama saudara.

Gampong Beurabong, Aceh Besar 
2013

Menuju Pengabdian

Wednesday, September 20, 2017 0

Menuju Pengabdian

Ilustrasi. @Doc. acehtrend.co
Karya: Mhd. Saifullah
Agak berbeda di minggu ini.
Terjaga dari lelap,
berjalan, berkumpul
dengan orang-orang
memiliki tujuan dan kepentingan.
Kepentingan bukan untuk diri sendiri.
Tetapi kepentingan untuk mengabdi.
Di penantian bersama,
terukir senyum kebahagiaan.
Terlukis wajah-wajah,
saling bertegur sapa.
Sambil tertawa, bergurau
dan berbincang-bincang.
Membahas rencana
kelak dipengabdian kita.
Pagi ini semangat nyata.
Kantuk musnah,
mimpi takut tak ingin berjumpa.
Matahari tegar menyapa jiwa.
Petakan langkah ringan terasa.
Seiring pagi yang cerah
memberikan semangat nyata.
Bersama langit biru
bergumal awan putih.
Dan suara alam
terasa ringan melangkah kini.

Daruasalam, Banda Aceh
7 Desember 2014

Sanger Khas Aceh dan Asal Usul Namanya

Monday, September 18, 2017 2

Sanger Khas Aceh dan Asal Usul Namanya

Sanger adalah minumah khas Aceh yang diracik khusus dengan komposisi antara kopi dan susu (salah satu warung kopi Solong cabang Lampeunerut). @Doc. Mhd. Saifullah
Pernahkah kawan-kawan mendengar kata sanger? Pernahkah kawan-kawan meminumnya? Jika pernah, di manakah tempat menikmatinya? 

Kata sanger mungkin terdengar asing bahkan jarang ada di dalam list daftar menu minuman di beberapa warung kopi (Warkop) di luar Provinsi Aceh. Bisa dikatakan sebagian besar orang yang pernah menikmati minuman ini, pastinya tidak terlepas dari salah satu warung kopi yang ada di Aceh ataupun pastinya berkaitan erat dengan citarasa kuliner dari Tanah Rencong (jika di luar daerah Aceh). 

Sanger merupakan salah satu minuman khas yang dikenal berasal dari Aceh. Minuman perpaduan antara kopi dan sedikit susu manis ini, pertama kali diperkenalkan pada tahun 1990-an, di salah satu warung kopi di Kota Banda Aceh. Tak heran jika saat ini, hampir di seluruh list daftar menu minuman pada warung kopi yang ada di Aceh, khususnya di Ibu Kota Banda Aceh, tersedia minuman ini. Hal ini dikarenakan, sanger menjadi minuman favorit saat ini bagi para penikmat kopi setelah kopi hitam biasa.

Perbedaan Sanger dan Kopi Susu
Jika dilihat sekilas dengan mata atau bagi yang belum pernah melihatnya, minuman sanger akan terlihat sama dengan kopi susu. Hal ini dikarenakan, warna dari kedua minuman tersebut hampir sama, selain dari kedua komposisinya yang juga sama, yakni perpaduan antara kopi dan susu. Namun, perbedaannya baru dapat dirasakan ketika sudah mencicipinya. 

Pada minuman sanger, antara rasa kopi dan susu lebih menyatu. Warnanya yang lebih gelap, membuat nikmat dari pahitnya kopi masih dapat dirasakan jelas meski sudah dicampur susu. Itu disebabkan komposisi pembuatan sanger dengan perpaduan 3 banding 1 antara kopi dan susu yang kemudian diracik dengan khas oleh barista saring saat membuatnya. 

Lain halnya dengan pembuatan sanger, perpaduan komposisi kopi susu bisa dikatakan 2 banding 2 atau lebih antara kopi dan susu. Sehingga warnanya lebih terang dan rasa susu pada minuman kopi susu bisa dikatakan lebih unggul.

Sejarah Minuman Sanger
Sebelum kawan-kawan membaca tentang sejarah minuman sanger, penulis ingin bertanya terlebih dahulu kepada kawan-kawan.

Pernahkah kawan-kawan mengetahui dan mendengar asal usul nama minuman sanger?

Jika belum pernah, penulis berharap tulisan ini dapat menambah wawasan kawan-kawan tentang minuman ini. Seandainya sudah pernah, semoga penjelasan berikut dapat memperkuat apa yang sudah kawan-kawan ketahui.
Sajian Sanger Arabica yang belakangan ini juga mulai populer di beberapa warung kopi di Aceh. @Doc. Mhd. Saifullah (@ms1991).
Asal usul nama minuman sanger sebelumnya sudah pernah penulis dengar dari beberapa orang yang menceritakan secara singkat. Akan tetapi, dikarenakan merasa kurang puas dengan pendapat tersebut, penulis mencoba mencari artikel tentang asal usul nama sanger dengan men-searching melalui Google. Alhasil, penulis berhasil menemukan sebuah artikel dengan judul Misteri Nama Senger di Warung Kopi Aceh yang dirilis oleh salah satu media online nasional bernama kompas.com pada 26 November 2013 lalu.

Di dalam artikel tersebut berisi mengenai asal usul nama minuman sanger, yang merupakan hasil wawancara antara wartawan kompas.com dengan Sarbini, pengusaha warung kopi Solong Mini di kawasang Lampineung, Banda Aceh. Berikut isi artikel singkat yang penulis kutip langsung dari situs kompas.com.

***
Minuman sanger mulai dikenal di warung kopi sejak tahun 1990. Berawal dari keinginan sejumlah mahasiswa yang berkantong tipis, tetapi ingin menikmati minuman bercita rasa tinggi.

“Dulu, mahasiswa kan uang jajannya tidak banyak, tapi terkadang mereka ingin menikmati kopi dengan racikan susu. Katanya buat menambah vitamin. Alhasil, mereka mulai berkompromi dengan pemilik warung, dan minta sama-sama mengerti bahwa mahasiswa tidak punya banyak uang, tapi sesekali ingin minum kopi pakai susu,” jelas Sarbaini.

Nah, ungkapan “sama-sama ngerti” yang disingkat menjadi “sanger” inilah yang kemudian dijadikan istilah oleh para mahasiswa yang nongkrong di warung kopi Jasa Ayah, Solong Ulee Kareng, untuk bisa menikmati kopi plus susu.

“Karena uangnya sedikit, makanya susunya juga tidak banyak, hanya seperdelapan ukuran gelas saja, lalu diberi kopi yang disaring. Nah, air kopi dari saringan yang ditarik tinggi oleh barista saring itulah yang menciptakan cita rasa khas dari sanger,” jelas pria yang dikenal sebelumnya juga menjadi barista saring di Warung Kopi Jasa Ayah Solong Ulee Kareeng, Banda Aceh.
***

Itulah penjelasan singkat dari asal usul nama minuman sanger yang kini begitu familiar di setiap warung kopi yang ada. Meskipun saat ini, minuman yang juga dikenal sebagai kopi susu ala Aceh ini terus berkembang racikannya, seperti sanger espresso yang menggunakan mesin kopi. Namun ciri khas sesungguhnya dari minuman ini tetaplah komposisi 3 banding 1, antara kopi dan susu yang dipadukan dengan gaya barista saringnya yang sangat khas.