Negeri Minyak

Monday, December 11, 2017

Negeri Minyak 

Karya: Mhd. Saifullah 
Ilustrasi. @Doc. Istimewa. 
Keluar satu, masuk satu.
Kendaraan belajar mengantri.
Tersusun rapi,
bagaikan ular berbaring menepi.
Menjadi hiburan tak berarti.
Pandangan tak begitu peduli,
ini sudah sering terjadi.

Keluar dua, masuk dua.
Kendaraan mengantri begitu lama.
Perut kendaraan bervariasi.
Sesuai keadaan ekonomi
dan dompet saat ini.

Keluar tiga, masuk tiga.
Pengendara semakin resah.
BBM sedang berganti.
Baju lama tersisi,
baju baru melambung tinggi.

Rakyat harus berpikir.
Membeli atau berhenti
Mengingat negeri
penghasil minyak bumi.
Tetapi fakta minyak import lagi.

Keluar empat, masuk empat.
Jirigen ikutan belajar mengantri.
Melihat harga begitu tinggi.
Timbun menimbun, memperkaya diri.
Yang penting punya sendiri terisi.

Masuk lima, keluar semua.
Antrian mulai tiada.
SPBU mulai lelah.
Sebab tadi berubah, esok berduka.

Hahaha.
Negeri kaya minyak menderita.

Gampong Lamnyong, Banda Aceh
23 November 2014

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Comments
0 Comments