Balas Budi Dengan Mencaci

Tuesday, October 24, 2017

Balas Budi Dengan Mencaci

Ilustrasi. @Doc. Suara Harapan. 
Karya: Mhd. Saifullah
Mohon...mohon.
Itulah kata segar terdengar,
layaknya para pengemis berlalu–lalang.
Engkau memohon dengan memandang.
Dengan badan sedikit gemetar.

Semua itu selalu ku ingat dan terikat.
Karena engkau kini bagaikan penghianat.
Dengan congkaknya engkau menolak.
Dengan mudahnya engkau mengelak.

Hahahahahaaaa.
Memang engkau bagaikan tongkol berduri
menusuk kaki.
Sakit sungguh terasa sampai ke hati.
Membuat engkau lupa diri.
Dengan mudahnya engkau mencaci.

Apa ini caramu berterima kasih..?
Apa ini caramu membalas budi..?

Kau mencaci maki aku,
yang telah menyelamatkanmu.
Kau hina aku,
setelah aku meninggikanmu.
Dan kau.
Kau ingin membunuhku.
Setelah aku
memberikan kehidupan untukmu.

Hahahahahaaaa.
Engkau memang manusia
bertahta tinggi.
Tapi, tak beda sikapmu
dengan seekor babi.
Dan engkau bagaikan seekor unta.
Enggan melihat kebawah ketika kaya.

Balas budi dengan mencaci,
Engkaulah manusia
yang tak tahu berterima kasih.

Gampong Beurabong, Aceh Besar 
2013

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Comments
0 Comments