Baginda Rasullah Muhammad SAW

Saturday, October 14, 2017

Baginda Rasullah Muhammad SAW

Ilustrasi. @Doc. Bintang.com 
Karya: Mhd. Saifullah
Isnin, duabelas Rabiul Awal.
Di malam tenang
serta cuaca cerah nan indah,
bertabur cahaya bintang benderang.
Seakan bulan mengeluarkan senyuman,
terindah di malam ini.

Apa sebenarnya yang terjadi?

Kemarau panjang melanda,
sontak berubah menjadi subur
dalam penghijauan.
Patung-patung berhala menjulang,
tersungkur dan hancur berantakan.
Api berkobar bertahun-tahun,
Husss.
Padam seketika seakan tak berdaya.

Pintu syurga terbuka,
mengabarkan ini adalah pertanda.
Sebuah pertanda dari Ilahi.
Seorang kekasih
akan dilahirkan ke bumi.

Sebuah kabar tersiar keseluruh kota.
Menghantarkan kesejukan
di antara berkecamukan.
Saat seorang ibu
melahirkan seorang putra,
Allah titipkan di rahim,
Aminah istri Abdullah.

Putra dipilih menjadi pemimpin
umat di dunia.
Kelak menjadi penegak agama Allah.
Putra yang dititipkan sebuah
Kalammullah,
Perkataan Allah,
dalam ayat-ayat suci
Menjadi pedoman hidup
kita saat ini.

Bersuara merdu bila berbicara.
Terpercaya bila diberi amanah.
Berkata jujur tanpa mendusta.
Bijaksana dalam keputusan.

Tak perlu kaya untuk
memiliki beribu umat.
Kesederhanaan memancarkan
kekayaan hati.
Tak elak seluruh dunia mengagumimu,
Wahai Baginda Rasulku.

Pihak kawan,
maupun lawan menyeganimu,
Mengataskanmu,
dari pemimpin-pemimpin hebat.
Pemimpin yang selalu diagung-agungkan.
Pemimpin yang selalu dipuja-puja di dunia
dan pemimpin yang selalu
diteladani oleh semua manusia.

Siapa tak kenal beliau?
Kekasih Allah dan dikagumi
oleh semua,
Aku, kamu dan kita semua
pasti mengenalnya.
Bukan hanya umat Islam.
Yahudi, Nasrani, maupun agama lain
yang ada di dunia,
Pasti mengenalnya.

Itulah seorang sosok pemimpin
yang sempurna di dunia.
Baginda besar penghujung alam
Rasulullah Muhammad SAW.

Gampong Emperum, Banda Aceh 
2013

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Comments
0 Comments