Sanger Khas Aceh dan Asal Usul Namanya

Monday, September 18, 2017

Sanger Khas Aceh dan Asal Usul Namanya

Sanger adalah minumah khas Aceh yang diracik khusus dengan komposisi antara kopi dan susu (salah satu warung kopi Solong cabang Lampeunerut). @Doc. Mhd. Saifullah
Pernahkah kawan-kawan mendengar kata sanger? Pernahkah kawan-kawan meminumnya? Jika pernah, di manakah tempat menikmatinya? 

Kata sanger mungkin terdengar asing bahkan jarang ada di dalam list daftar menu minuman di beberapa warung kopi (Warkop) di luar Provinsi Aceh. Bisa dikatakan sebagian besar orang yang pernah menikmati minuman ini, pastinya tidak terlepas dari salah satu warung kopi yang ada di Aceh ataupun pastinya berkaitan erat dengan citarasa kuliner dari Tanah Rencong (jika di luar daerah Aceh). 

Sanger merupakan salah satu minuman khas yang dikenal berasal dari Aceh. Minuman perpaduan antara kopi dan sedikit susu manis ini, pertama kali diperkenalkan pada tahun 1990-an, di salah satu warung kopi di Kota Banda Aceh. Tak heran jika saat ini, hampir di seluruh list daftar menu minuman pada warung kopi yang ada di Aceh, khususnya di Ibu Kota Banda Aceh, tersedia minuman ini. Hal ini dikarenakan, sanger menjadi minuman favorit saat ini bagi para penikmat kopi setelah kopi hitam biasa.

Perbedaan Sanger dan Kopi Susu
Jika dilihat sekilas dengan mata atau bagi yang belum pernah melihatnya, minuman sanger akan terlihat sama dengan kopi susu. Hal ini dikarenakan, warna dari kedua minuman tersebut hampir sama, selain dari kedua komposisinya yang juga sama, yakni perpaduan antara kopi dan susu. Namun, perbedaannya baru dapat dirasakan ketika sudah mencicipinya. 

Pada minuman sanger, antara rasa kopi dan susu lebih menyatu. Warnanya yang lebih gelap, membuat nikmat dari pahitnya kopi masih dapat dirasakan jelas meski sudah dicampur susu. Itu disebabkan komposisi pembuatan sanger dengan perpaduan 3 banding 1 antara kopi dan susu yang kemudian diracik dengan khas oleh barista saring saat membuatnya. 

Lain halnya dengan pembuatan sanger, perpaduan komposisi kopi susu bisa dikatakan 2 banding 2 atau lebih antara kopi dan susu. Sehingga warnanya lebih terang dan rasa susu pada minuman kopi susu bisa dikatakan lebih unggul.

Sejarah Minuman Sanger
Sebelum kawan-kawan membaca tentang sejarah minuman sanger, penulis ingin bertanya terlebih dahulu kepada kawan-kawan.

Pernahkah kawan-kawan mengetahui dan mendengar asal usul nama minuman sanger?

Jika belum pernah, penulis berharap tulisan ini dapat menambah wawasan kawan-kawan tentang minuman ini. Seandainya sudah pernah, semoga penjelasan berikut dapat memperkuat apa yang sudah kawan-kawan ketahui.
Sajian Sanger Arabica yang belakangan ini juga mulai populer di beberapa warung kopi di Aceh. @Doc. Mhd. Saifullah (@ms1991).
Asal usul nama minuman sanger sebelumnya sudah pernah penulis dengar dari beberapa orang yang menceritakan secara singkat. Akan tetapi, dikarenakan merasa kurang puas dengan pendapat tersebut, penulis mencoba mencari artikel tentang asal usul nama sanger dengan men-searching melalui Google. Alhasil, penulis berhasil menemukan sebuah artikel dengan judul Misteri Nama Senger di Warung Kopi Aceh yang dirilis oleh salah satu media online nasional bernama kompas.com pada 26 November 2013 lalu.

Di dalam artikel tersebut berisi mengenai asal usul nama minuman sanger, yang merupakan hasil wawancara antara wartawan kompas.com dengan Sarbini, pengusaha warung kopi Solong Mini di kawasang Lampineung, Banda Aceh. Berikut isi artikel singkat yang penulis kutip langsung dari situs kompas.com.

***
Minuman sanger mulai dikenal di warung kopi sejak tahun 1990. Berawal dari keinginan sejumlah mahasiswa yang berkantong tipis, tetapi ingin menikmati minuman bercita rasa tinggi.

“Dulu, mahasiswa kan uang jajannya tidak banyak, tapi terkadang mereka ingin menikmati kopi dengan racikan susu. Katanya buat menambah vitamin. Alhasil, mereka mulai berkompromi dengan pemilik warung, dan minta sama-sama mengerti bahwa mahasiswa tidak punya banyak uang, tapi sesekali ingin minum kopi pakai susu,” jelas Sarbaini.

Nah, ungkapan “sama-sama ngerti” yang disingkat menjadi “sanger” inilah yang kemudian dijadikan istilah oleh para mahasiswa yang nongkrong di warung kopi Jasa Ayah, Solong Ulee Kareng, untuk bisa menikmati kopi plus susu.

“Karena uangnya sedikit, makanya susunya juga tidak banyak, hanya seperdelapan ukuran gelas saja, lalu diberi kopi yang disaring. Nah, air kopi dari saringan yang ditarik tinggi oleh barista saring itulah yang menciptakan cita rasa khas dari sanger,” jelas pria yang dikenal sebelumnya juga menjadi barista saring di Warung Kopi Jasa Ayah Solong Ulee Kareeng, Banda Aceh.
***

Itulah penjelasan singkat dari asal usul nama minuman sanger yang kini begitu familiar di setiap warung kopi yang ada. Meskipun saat ini, minuman yang juga dikenal sebagai kopi susu ala Aceh ini terus berkembang racikannya, seperti sanger espresso yang menggunakan mesin kopi. Namun ciri khas sesungguhnya dari minuman ini tetaplah komposisi 3 banding 1, antara kopi dan susu yang dipadukan dengan gaya barista saringnya yang sangat khas.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Comments
2 Comments

2 komentar

Write komentar
18 September 2017 at 21:09 delete

Yyya...
Bereh.
Kalau ka kenong sanger, haba pih pah.
Hahah

Reply
avatar
19 September 2017 at 04:56 delete

Sanger nyan meunyo ta jip, kelat kelat leumak rasa jih wkwkwk
Teurimong geunaseh bang beuh ka jak sawe blog lon :)

Reply
avatar