Jatuhnya Cinta

Tuesday, September 12, 2017

Jatuhnya Cinta

Ilustrasi. @Doc. Sustainable Hopes
Karya: Mhd. Saifullah
Biarkan aku sendiri di sini.
Meraung hayal pernah bertahta tinggi.
Menjadi raja dalam kebahagiaan cinta.
Menjadi raja dalam setiap senyuman
bersamanya.
Menjadi mengukir kata cinta
di tengah samudera.

Namun.
Kini cinta itu mati.
Ia meyakinkan takan ada cinta sejati.
Takan pernah ada cinta abadi.
Semua hanya angan-angan tinggi.

Saat asmara melanda
bagaikan bunga di musim bencana.
Namun berlahan musnah.
Mati seiring mentari meninggalkan pergi.

Kini aku meratap sunyi.
Terpaku rindu bayang-bayang sepi.
Lalu sirnah dibalik cahaya nirwana.

Takan pernah ada cinta sejati.
Bunga berguguran berlahan hilang
diterpa angin wuussss dan pergi.

Aku terluka di sini.
Cinta melumpuhkan jiwa ini.

Gampong Emperum, Banda Aceh 
11 Maret 2012

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Comments
0 Comments