Dentingan Serumpun Lonceng

Thursday, August 31, 2017

Dentingan Serumpun Lonceng

Ilustrasi Dentingan Serumpun Lonceng. Doc. pxhere.com
Karya: Mhd. Saifullah
Dengarkan ini.

Jangan pernah hentikan
serumpun lonceng-lonceng berdenting,
di antara suara-suara kesunyian.

Jangan umpamakan
serumpun lonceng-lonceng berdenting,
di antara suara-suara kebisingan.

Jangan hujatkan
dentingan lonceng-lonceng serumpun,
di antara rampang kebatinan.

Jangan.
Jangan.
Jangan.

Coba kau baca.

Jangan pernah hentikan
serumpun lonceng-lonceng berdenting,
di antara suara-suara kesunyian.

Jangan umpamakan
serumpun lonceng-lonceng berdenting,
di antara suara-suara kebisingan.

Jangan hujatkan
dentingan lonceng-lonceng serumpun,
di antara rampang kebatinan.

Coba kau rasa.
Jangan pernah hentikan
serumpun lonceng-lonceng berdenting,
di antara suara-suara kesunyian.

Jangan umpamakan
serumpun lonceng-lonceng berdenting,
di antara suara-suara kebisingan.

Jangan hujatkan
dentingan lonceng-lonceng serumpun,
di antara rampang kebatinan.

Coba kau karsa.

Jangan.
Jangan.
Jangan.

Jangan pernah hentikan
serumpun lonceng-lonceng berdenting,
di antara suara-suara kesunyian.

Jangan umpamakan
serumpun lonceng-lonceng berdenting,
di antara suara-suara kebisingan.

Jangan hujatkan
dentingan lonceng-lonceng serumpun,
di antara rampang kebatinan.

Dengarkan ini.

Emperum, Banda Aceh
31 Agustus 2017

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Comments
0 Comments