SMS (Satu Menit Saja)

05:30:00

SMS (Satu Menit Saja)

Gambar Ilustrasi SMS (Satu Menit Saja) (Doc. Mhd. Saifullah)
Karya: Mhd. Saifullah
Sekejap hiningkan diri.
Meliriklah seluruh sisi.
Semua telah berganti.

Seperti klise masa lalu.
Menatap awan, langit,
tumbuhan, bahkan batu.
Semua berubah kelabu.

Sejenak menyadarkan,
tangisan penyesalan terselip
di antara kepanikan.
Meratap sendu berbaur pilu.
Sungguh kejam Tuhanku.

Sadarrrr, sadarrr, sadarrrrr
Murka Tuhan
tidak mungkin tiada bersebab.
Sekecil apapun itu.
Tuhan menciptakan alam begitu indah.
Hutan nan hijau,
lekuk gunung-gunung,
sejuknya air mengalir.
Semua untuk kita.
MakhlukNya.

Siapa melukai siapa?
Siapa dilukai siapa?
Kita renungkanlah wahai kawan.
Tiada mampu alam melukai,
karena alam tiada sifat benci.
Tiada sudi alam menyakiti,
bila alam dicipta untuk menemani.
Tiada sudi alam berbuat seperti ini
sebab alam telah mendengarkan perintah Ilahi.
Namun alam seperti ini karena diri kita sendiri.
Kita melukai, menyakiti,
mengabaikan perintah Ilahi
hingga alam kita kebiri.
Amanah menjaga dihambur sesuka.
Layak Tuhan memurka.

Sekejap hiningkan diri.
Meliriklah seluruh sisi.
Siapa pelaku ini?

Satu menit saja.
Menit merenungi segalanya.
Satu menit saja.
Emperum, Banda Aceh
24 Mei 2016

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Comments
0 Comments