Damai

Damai

Gambar Ilustrasi Damai dan Bahagia (Doc. Google)
Karya: Mhd. Saifullah
Selamat siang wahai malam.
Dunia tidak pekak.
Untuk apa berteriak.

Tiada perlu diharapkan,
dari balada-balada tak berdetak.
Bila hanya terusir,
bersua sia-sia,
lebur meratap dunia.

Layaknya paradoks.
Mudah berurai
dengan sang dewa.

Mengapa harus lalim sebagai manusia?
Karena kita, dicipta,
bukan untuk senjata.
Apalagi menjadi mesin manusia.

Tak perlu berteriak.
Bila bumipun enggan beriak.
Warkop Zakir
29 Desember 2015
Previous
Next Post »
Comments
0 Comments