Antara Mahasiswa, Janji, dan Sumpah

Monday, March 21, 2016

Antara Mahasiswa, Janji, dan Sumpah

Doc. Google
Siapakah mahasiswa? Apakah itu mahasiswa? Mengapa harus mahasiswa yang diharapkan? Dalam pengertian yang sederhana, yang dikatakan mahasiswa adalah seseorang yang telah menyelesaikan Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) dan melanjutkan pendidikan serta telah terdaftar secara administratif di perguruan tinggi, universitas, akademik maupun institut.

Secara definisi, mahasiswa berasal dan terbentuk dari dua suku kata, maha dan siswa. Kata maha yang berarti di atas atau yang paling tinggi, sedangkan siswa artinya anggota masyarakat yang sedang disiapkan untuk menjadi anggota masyarakat yang lebih baik. Jadi mahasiswa adalah anggota masyarakat yang telah disiapkan dan sedang menempuh jenjang pendidikan tinggi untuk menjadi anggota masyarakat yang lebih baik atau lebih terpelajar dan berintelektual. Sedangkan pengertian mahasiswa menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), mahasiswa ialah pelajar perguruan tinggi.

Menjabat atau menyandang status sebagai mahasiswa merupakan sebuah kebanggan sekaligus tantangan, karena tanggung jawab yang diemban oleh mahasiswa sungguh sangat besar. Seorang mahasiswa diharapkan mampu memahami suatu konsep, dapat memetakan permasalahan dan memilih solusi terbaik untuk permasalahan yang ada di masyarakat sesuai pemahaman mendalam konsep yang telah dipelajari. Sehingga mahasiswa dikenal sebagai penyambung lidah dan sekaligus tulang punggung rakyat. Inilah pemahaman yang sesungguhnya mengenai pengertian mahasiswa.
Peran dan Fungsi Mahasiswa

Secara garis besar, mahasiswa memiliki peran dan fungsi sebagai berikut:

1.      Peranan Intelektual
Mahasiswa merupakan manusia yang memiliki intelektual, sehingga mahasiswa harus mewujudkan status intelektual tersebut dalam kehidupan nyata. Dengan kesadaran itu mahasiswa harus menyadari betul fungsi dasar mahasiswa, yaitu bergelut dengan ilmu pengetahuan dan memberikan perubahan yang lebih baik pada kehidupan di masyarakat dengan intelektual yang dimiliki. Dengan melahirkan solusi-solusi yang alternatif dan bermanfaat dalam menangani permasalahan di masyarakat untuk memajukan bangsa ini.

2.      Peranan Sosial
Sebagai orang yang memiliki intelektual dan pendidikan, mahasiswa harus memiliki jiwa-jiwa sosial yang dalam atau solidaritas sosial. Sehingga mahasiswa bukan hanya bertanggung jawab hanya pada individu tetapi juga keberadaan dan segala perbuatannya tidak hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri tetapi juga harus membawa manfaat tersebut bagi lingkungan sekitarnya.

3.      Peranan Moral
Mahasiswa dipandang masyarakat lebih istimewa dari pada masyarakat lainnya, karena mahasiswa memiliki intelektual dan pendidikan yang tinggi. Mahasiswa dituntut suatu tanggung jawab moral terhadap diri masing-masing sebagai indidu untuk dapat menjalankan kehidupan yang bertanggung jawab dan sesuai dengan moral yang hidup dalam masyarakat. Oleh karena itu, mengenai moral dan budi pekerti demi memajukan bangsa ini perlu ditanamkan kesadaran penuh dan pengetahuan mendalam kepada mahasiswa.

Selain secara garis besar peran serta fungsi mahasiswa, dan dikarenakan mahasiswa telah diembankan dan memiliki rasa tanggung jawab, sehingga mahasiswa memiliki beberapa peran yang melekat dan disandang, misalnya seperti:

Agent Of Change
Mahasiswa adalah agent perubahan, yaitu Sumber Daya Manusia yang mahasiswa miliki mampu melakukan perubahan sekecil apapun. Maksudnya jika ada sesuatu kesalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat sekitar, mahasiswa dituntut untuk mampu merubah sesuai dengan harapan dan kebenaran yang sesungguhnya.

Iron Stock
Mahasiswa adalah Sumber Daya Manusia yang tidak akan pernah habis kecuali bila Tuhan mengakhiri dunia ini. Maksudnya yaitu mahasiswa merupakan generasi yang akan menggantikan orang-orang yang memimpin dan menjadi penerus untuk memimpin bangsa ini nantinya.

Moral Force
Mahasiswa adalah itu kumpulan orang-orang yang memiliki moral yang baik. Maksudnya yaitu mahasiswa diharapkan serta diwajibkan untuk menjaga moral-moral yang sudah ada. Jika di lingkungan masyarakat terjadi hal-hal yang tak bermoral, maka mahasiswa dituntut untuk mampu merubah serta meluruskan kembali sesuai dengan apa yang diharapkan.

Social Control
Mahasiswa adalah pengontrol kehidupan sosial atau masyarakat. Di mana mahasiswa harus mampu mengontrol sosial yang ada di lingkungan masyarakat. Jadi sebagai mahasiswa, mereka harus pintar dalam bersosialisasi dengan lingkungan  dan bukan hanya pintar di bidang pendidikan atau akademis saja.

Direct Of Change
Mahasiswa bukan hanya bisa melakukan perubahan langsung karena Sumber Daya Manusianya yang banyak. Setelah melakukan perubahan mahasiswa juga harus  menjaga kestabilan perubahan tersebut maka mahasiswa tidak lantas melepas perubahan yang telah terjadi. Mahasiswa harus mampu mengarahkan perubahan yang didapat menuju implementasi dari rencana yang telah dipetakan sebelumnya.

Janji dan Sumpah Mahasiswa
Kesadaran akan tanggung jawabnya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi semakin menurun dalam tubuh dan pikiran mahasiswa. Padahal Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan janji dasar serta tanggung jawab yang harus mahasiswa kembangkan secara simultan dan bersama-sama. Bila melihat dengan kondisi Bangsa Indonesia yang mulai memprihatinkan saat ini, sebagai mahasiswa baru (Maba) perlu mengetahui dan menyadari salah satu pedoman untuk  melaksanakan tanggung jawabnya dalam rangka menjawab tantangan negara dan bangsa Indonesia di masa depan.

Tri Dharma Perguruan Tinggi menjadi kewajiban bagi mahasiswa sebagai kaum intelektual di negara ini. Karena mahasiswa adalah ujung tombak perubahan bangsa ke arah yang lebih baik. Adapun Tri Dharma Perguruan tinggi itu sendiri meliputi:

1.      Pendidikan.
Mahasiswa memiliki kewajiban meningkatkan mutu pada diri mahasiswa sendiri secara khusus agar dapat meningkatkan mutu bangsa pada umumnya. Mahasiswa dan pendidikan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan sehingga ketika mahasiswa melakukan segala kegiatan dalam hidupnya, semua harus didasari pertimbangan rasional, bukan dengan adu otot. Itulah yang disebut kedewasaan serta keinteltualan mahasiswa.

2.      Penelitian dan Pengembangan
Setelah menjalankan pendidikan dan mendapatkan ilmu yang telah dikuasai di perguruan tinggi, mahasiswa harus mengimplementasikan dan menerapkan ilmu tersebut melalui penelitian. Penelitian mahasiswa harus memberikan manfaat bagi kemajuan peradaban dan  kepentingan  bangsa kita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu mahasiswa harus mengembangkan pola pikir yang kritis terhadap segala fenomena yang ada dan mengkajinya secara keilmuan. Dan mahasiswa harus senantiasa mengembangkan kemampuan dan kedewasaan diri dalam menyelesaikan segala masalah yang ada.

3.      Pengabdian pada Masyarakat
Mahasiswa adalah yang paling dekat dengan rakyat dan memahami secara jelas kondisi masyarakat tersebut. Mahasiswa berperan sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah. Kewajiban sebagai mahasiswa dalam mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah terhadap rakyat karena sebagaian besar keputusan pemerintah di masa ini sudah terlalu jauh terkontaminasi oleh berbagai kepentingan politik tertentu. Sebagai mahasiswa yang memiliki mata yang masih bening tanpa ternodai kepentingan-kepentingan serupa mampu melihat secara jernih, melihat lebih dalam dari yang terdalam terhadap intrik politik yang mengatasnamakan kepentingan rakyat. Dalam berperan untuk membela kepentingan masyarakat, mahasiswa tentu tidak dengan jalan kekerasan dan aksi, namun menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pendidikan, kaji terlebih dahulu, pahami, dan sosialisasikan pada rakyat. Mahasiswa memiliki ilmu tentang permasalahan yang ada, mahasiswa juga yang dapat membuka mata rakyat sebagai salah satu bentuk pengabdian terhadap rakyat.

Sumpah Mahasiswa mungkin tidak asing lagi bagi mahasiswa, terutama mahasiswa lama (Mala). Sumpah yang pertama kali dibacakan pada tahun 1998 saat menurunkan rezim Orde Baru (OB).  Dan sampai saat ini, sumpah mahasiswa masih terdengar pada saat mahasiswa baru memasuki kampus. Selain janji mahasiswa yang terkandung dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, sumpah mahasiswa ini juga harus dibaca dan dipahami oleh mahasiswa baru. Bunyi Sumpah Mahasiswa adalah sebagai berikut:

Sumpah Mahasiswa
Kami Mahasiswa Indonesia Bersumpah
Bertanah air satu, tanah air tanpa penindasan
Kami Mahasiswa Indonesia Bersumpah
Berbangsa satu, bangsa yang gandrung akan keadilan
Kami Mhasiswa Indonesia Bersumpah
Berbahasa satu, bahasa tanpa kebohongan

Semoga tulisan singkat dan sederhana dari saya mengenai mahasiswa, janji, dan sumpah ini bisa bermanfaat bagi para pembaca semua. Terimakasih atas kunjungan para pembaca semua.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Comments
0 Comments